Hujan Memiliki Malam Ini, Silakan!

Kabut asap di pulau sendiri atau di pulau seberang membuat orang dekat dengan Tuhannya, dekat dengan sesamanya. Ide-ide briliant bermunculan layaknya jerawat di jidat ‘Anak Baru Gede’. Penggalang sumbangan, ajakan bantuan, atau sekedar berbagi rasa simpati. Prihatin, katanya.

Kami di ibu kota, menghirup asap-asap itu dari televisi, dari foto-foto di koran atau berita internet. Ngeri memang. Walau tak sampai menyentuh hidung, setidaknya hati kami bergetar. Sebagai sesama manusia yang membutuhkan udara, ternyata saudara kami di ujung sana menghirup asap.

Tarian hujan, doa hujan, mesin pembuat hujan, semua dikerahkan. Jatuhnya titik-titik air selalu menjadi kabar suka cita. Semua mengamini. Berharap daerahnya tertular hujan dan sembuh dari penyakit kabut asap berkepanjangan.

Jakarta kini, hujan. Kejutan? Tidak juga. BMKG sudah punya ramalan Jakarta hujan malam ini. Hampir seharian, penghabisan dua November, cuaca sama saja, ramalan terbantahkan, sampai tetiba semerbak bau tanah memenuhi kosan. Hujan!

Pun ramalan BMKG benar adanya, hujan dua November tetap saja kuasa Tuhan. Allahumma shoyyiban nafi’an. Ya, Allah, jadikanlah hujan ini sebagai hujan yang bermanfaat. Kado dua November, kado orang-orang para pengharap hujan.

Tertanda, orang yang mengikhlaskan jemuran. Hujan memiliki malam ini, silakan!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: