Ideal Dengan Ritual Air Putih

Bagi umat muslim, puasa adalah salah satu ibadah yang dilakukan selama satu bulan penuh berupa tidak makan dan tidak minum dalam waktu yang ditentukan. Dengan demikian, terjadi perubahan pola makan dan minum dari semula yang berlangsung terus menerus sepanjang waktu, menjadi pola makan dan minum dalam waktu-waktu tertentu saja. Sebagai contoh, jika di luar bulan puasa, maka kita biasanya akan makan sebanyak tiga kali sehari atau lebih. Sedangkan sebaliknya, saat berpuasa kita hanya makan dan minum saat dini hari (subuh) dan saat petang sampai kembali ke dini hari, hari berikutnya.

Perubahan pola makan dan minum ini secara langsung berpengaruh pada asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh kita. Semakin terbatas asupan gizinya, maka semakin sedikit pula tubuh kita menerimanya. Sehingga, tidak salah kemudian jika beberapa orang mengalami penurunan berat badan saat berpuasa. Yeah, apakah kamu salah satunya? Atau sebaliknya, jangan-jangan kamu justru orang yang sedang bingung karena justru mengalami kenaikan berat badan di saat bulan puasa.

Penasaran? Yuk, simak lagi tulisan ini.

Bermula dari minuman manis.

Berbukalah dengan yang manis,” kalimat itu menjadi sangat populer saat bulan puasa tiba dan kembali menghilang saat bulan puasa berakhir, lalu muncul kembali saat bulan puasa, begitu seterusnya. Seperti sebuah keyakinan, orang pun berlomba-lomba untuk menghidangkan minuman manis untuk berbuka puasa. Ya, sekilas tampak wajar karena setelah tidak mendapat asupan cairan selama hampir 14 jam, rasanya tubuh ini membutuhkan sesuatu yang manis untuk menaikkan gula darah sehingga bisa mengembalikan tenaga.

Sebut saja minuman manis yang sering kita temui saat jelang waktu berbuka puasa, teh manis, kolak, aneka sirup, dan lain-lain. Mayoritas dari minuman itu sebenarnya tidak baik bagi kesehatan karena mengandung banyak gula. Lho, kamu pasti bertanya-tanya, bukankah di saat kita akan mengembalikan energi yang hilang justru baik untuk minum minuman yang banyak mengandung gula?

Eits, jangan salah, gula merupakan salah satu bentuk karbohidrat sederhana yang mudah dipecah dan dicerna menjadi gula darah. Nah, apabila kita banyak meminum minuman yang banyak mengandung gula secara berlebihan, maka gula darah akan melonjak dengan cepat, sekaligus turun dengan cepat karena sifatnya yang mudah diserap oleh tubuh. Hal ini, pada akhirnya, membuat orang mudah mengantuk, lemas, dan menimbun kalori berupa lemak.

Jadi, apa yang harus kita lakukan?

Batasi minuman manis dan perbanyak minum air putih.

Berpuasa bukanlah suatu halangan atau penghambat tubuh sehingga tubuh menjadi kekurangan cairan. Sebaliknya, puasa adalah salah satu sarana untuk mengatur pola makan dan minum kita. Walaupun sedang berpuasa, kita tetap dapat menjaga kesehatan dengan mengoptimalkan ‘ritual’ minum air putih. Mengapa ritual? Karena minum air putih harus menjadi kebiasaan yang harus kita jalankan terus-menerus.

Coba carilah informasi melalui internet tentang air putih. Ada banyak referensi dan kajian yang menyatakan manfaat minum air putih. Air putih memiliki dampak metabolisme yang paling rendah di antara minuman lainnya. Minuman yang mengandung banyak gula atau bahan kimia justru membuat ginjal kita harus berkerja lebih berat dan hal ini tidak baik untuk kesehatan.

Bagaimana caranya agar mengoptimalkan minum air putih saat berpuasa? Mulailah dengan menerapkan pola minum air putih 2+4+2. Pola 2+4+2 ini maksudnya adalah 2 gelas air putih sesudah berbuka, 4 gelas air saat makan malam sampai menjelang tidur, dan 2 gelas air putih pada saat sahur. Dengan demikian, tubuh kita tidak mengalami kekuarangan (cairan) dan tetap terjaga dari konsumsi minuman manis yang berlebihan.

Apakah hanya itu saja? Tentu tidak. Kita harus tetap berolahraga. Ajak tubuh ini untuk bergerak, sekedar jalan kaki atau menaiki tangga. Tidak harus berat, tetapi bisa dimulai dari hal-hal sederhana. Dengan demikian, kalori yang ada di dalam tubuh bisa dibakar sesuai dengan aktivitas yang kita lakukan.

Hmm, sepertinya mudah, ya? Tapi sekali lagi, memiliki tubuh sehat tetap menjadi impian kalau kita tidak pernah melakukan. Yuk, perbanyak minum air putih dan berolahraga. Berat badan naik? Oh ya, sudah lupa, tuh!🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: