Temu Penggerak Daerah

Para penggerak daerah (peserta FKPD 2015) bersama panitia dari Indonesia Mengajar (Dokumentasi: Citra)

Para penggerak daerah (peserta FKPD 2015) bersama panitia dari Indonesia Mengajar (Dokumentasi: Citra)

Pada bulan Desember 2014, Indonesia Mengajar menyelenggarakan Forum Kemajuan Pendidikan Daerah (FKPD) di Purwakarta, Jawa Barat. Ini adalah kali kedua Indonesia Mengajar menyelenggarakan forum serupa. Sebelumnya, forum yang mempertemukan Indonesia Mengajar dengan para penggerak daerah ini dinamakan Local Sustainable Education Improvement (LSEI).

Dengan mengusung format yang sama, FKPD diselenggarakan selama dua hari (15-16/12) dan dihadiri oleh para penggerak daerah, baik di level kabupaten, kecamatan, maupun desa penempatan Pengajar Muda. FKPD merupakan ajang silaturahmi antarpenggerak daerah sekaligus forum bertukar ide dan gagasan untuk menumbuhkan inisiatif daerah. Inisiatif daerah merupakan hal yang menjadi perhatian besar bagi Indonesia Mengajar.

Di hari pertama, peserta FKPD dari 15 kabupaten penempatan Pengajar Muda melakukan pemetaan aset, potensi, amunisi, sekaligus tantangan yang sesuai dengan kondisi daerahnya. Setiap kabupaten didampingi oleh seorang fasilitator yang membantu merumuskan gagasan-gagasan yang muncul dan menuliskannya di kertas plano. Di akhir sesi, setiap peserta bisa berkeliling dan membaca yang dituliskan oleh peserta dari daerah lain. Tidak sampai di situ saja, setiap peserta juga bisa saling bertanya dan berdiskusi mengenai kondisi daerahnya.

Sedangkan di hari kedua, para peserta diajak untuk berpikir lebih strategis. Aset, potensi, amunisi, dan tantangan daerah yang sudah dirumuskan oleh peserta, diaplikasikan dalam kebijakan-kebijakan terkait pendidikan di daerah. Di sinilah, inisiatif-inisiatif daerah bermunculan. FKPD mengajak para penggerak daerah percaya diri dalam mewujudkan mimpinya di bidang pendidikan. Jadi, daerah tidak hanya mengandalkan keberadaan Pengajar Muda di daerah yang bertugas selama satu tahun saja, tetapi juga aktor-aktor lokal yang dapat diajak untuk berkolaborasi. Adapun inisiatif daerah yang muncul antara lain TBB Cerdas (Tulang Bawang Barat), Bengkalis Mengajar (Bengkalis), Pemuda Penggerak Desa (Halmahera Selatan), Angkatan Pelopor (Maluku Tenggara Barat), serta Jaring Kreativitas (Paser).

Selama dua hari penyelenggaraan FKPD, ternyata tidak ada kendala bahasa antarpeserta. Walaupun berasal dari daerah yang berbeda, nyatanya, keakraban antarpeserta justru dapat terjalin dengan mudah. Hal ini disebabkan karena masing-masing peserta memiliki cerita tersendiri mengenai pendidikan di daerahnya dan antusias saat mendengar cerita dari daerah lain. Selain itu, mereka sama-sama mengakui bahwa kehadiran Pengajar Muda di daerahnya, menambah warna tersendiri dalam dinamika pendidikan di daerah.

Tentang Indonesia Mengajar indonesiamengajar.org

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: