vOffice, Senyum Para Pengusaha Bertambah Manis

Indonesia adalah negara yang kaya dengan sumber daya manusia (man power). Dengan dominasi penduduk usia muda yang besar, Indonesia berpeluang untuk menjadi sebuah negara yang dinamis dan produktif sebagai wirausaha. Wirausaha selalu diidentikkan dengan kreativitasnya dalam mengembangkan dan mengolah segala sesuatu menjadi berdaya guna. Dengan demikian, yang diolah wirausaha menjanjikan kemajuan bagi sebuah negara.

Bagi beberapa orang, paragraf di atas seperti sebuah wacana. Percayalah, sesungguhnya, hal itu bukan isapan jempol semata. Berdasarkan data yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS), jumlah wirausaha pada Februari 2014 mencapai 44,20 juta orang dari 118,17 juta orang penduduk Indonesia yang bekerja. Jika dibandingkan dengan data pada Februari 2013 yang jumlahnya hanya 44,01 juta orang, maka jumlah tersebut menunjukkan peningkatan. Sungguh merupakan kabar gembira, bukan?

Munculnya wirausaha dengan segala kreativitasnya memicu kebutuhan-kebutuhan lain yang dapat mengakomodasi kepentingan mereka. Seiring perkembangan jaman dan kemajuan teknologi, kebutuhan wirausaha masa kini dengan generasi sebelumnya tentu berbeda, tidak bisa disamakan. Misalnya, kebutuhan akan tempat bekerja. Jika generasi sebelumnya, tidak terlalu ambil pusing dengan tempat bekerja, maka, kini, lebih mempertimbangkan tempat bekerja yang tidak hanya nyaman, tetapi juga dapat menyesuaian pergerakkan mereka yang dinamis.

Contoh nyata, ketika sekelompok anak muda lulusan teknik sipil dan arsitektur yang baru pertama bekerja (first jobber) memutuskan untuk berhenti (resign) dan mendirikan sebuah lembaga konsultan milik mereka sendiri. Tantangan utama yang dihadapi adalah keberadaan kantor konsultan yang nantinya juga menjadi salah satu aspek ‘daya jual’ konsultan tersebut kepada klien yang akan menggunakan jasanya. Dengan modal terbatas, menyewa kantor yang berlokasi di titik strategis bukanlah hal yang mudah.

Lalu, apa yang harus dilakukan?

Berhenti mewujudkan mimpi untuk mempunyai lembaga konsultan sendiri atau tetap maju terus dengan merelakan digit angka persewaan gedung yang tinggi?

Sungguh, dua pilihan yang dilematis.

Tenang, pertanyaan di atas dapat terjawab dengan mudah. Kini, tidak ada istilah bagi wirausaha atau para pelaku usaha (pengusaha dan pebisnis) untuk tersenyum pahit dalam mewujudkan mimpi memiliki kantor sendiri di wilayah yang strategis dengan berkompromi dengan biaya persewaan gedung yang tinggi. vOffice akan membuat senyum para pengusaha bertambah manis.

vOffice adalah sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa persewaan kantor di wilayah yang strategis. Dari sejarahnya, tahun 2013, vOffice berdiri dari gagasan para pengusaha dari berbagai negara yang mencoba merumuskan dan menjawab tantangan yang dihadari para pengusaha yang berkaitan dengan tempat usaha. Para pengusaha tersebut antara lain Albert Goh (Malaysia), ALbert Mac (Australia), Sean Lim (Hongkong), dan Sean Tham (Singapura).

Dari Australia, vOffice mulai diperkenalkan di Malaysia, kemudian disusul Filipina. Sedangkan di Indonesia sendiri, vOffice baru masuk pada tahun 2012. Pada saat itu, Sean Tham dan ALbert Mac menggandeng Erwin Soerjadi sebagai local partner di Indonesia. vOffice pertama di Indonesia beralamat di Menara Rajawali, Mega Kuningan, Jakarta.

Hingga saat ini, vOffice di Indonesia terus berkembang dan melebarkan sayapnya. Di Jakarta, ada 6 kantor yang telah dibuka, antara lain The City Tower – Thamrin, Office 8 – SCBD, Kencana Tower – Kebon Jeruk , Grand Slipi Tower – Slipi, serta The CEO Building. Tidak hanya di Jakarta saja, vOffice juga berkembang di Surabaya, seperti Bumi Mandiri Tower, Intiland Tower, serta Spazio. Di luar Pulau Jawa, vOffice juga akan merambah kawasan Sumatra, yaitu Medan dan kawasan Bali.

Adapun jasa persewaan kantor yang ditawarkan vOffice ada dua, yaitu virtual office (kantor virtual) dan serviced office (persewaan kantor). Sesuai namanya, vOffice menawarkan virtual office atau kantor virtual kepada siapa saja yang membutuhkan, terutama para pengusaha yang dituntut untuk mempunyai kantor di wilayah yang strategis.

Apakah vitual office atau kantor vitual itu?

Bagi sebagian orang, virtual office atau kantor virtual nampak masih menjadi istilah yang asing di telinga. Kantor virtual adalah sebuah kantor dengan layanan perkantoran dalam format virtual. Disebut virtual karena pemilik bisnis dan karyawannya dapat bekerja dari lokasi yang berbeda, tidak ‘melulu’ dari kantor tersebut. Walaupun bekerja dari lokasi yang berbeda, mereka masih tetap memiliki sebuah kantor yang memiliki kedudukan dan alamat yang jelas. Sebagai bukti, walaupun berkonsep virtual, kantor tersebut masih dapat memiliki ruang kerja, ruang meeting, nomor telepon, nomor fax, resepsionis, serta kelengkapan kantor lainnya.

Lalu, apa yang membedakan dengan kantor konvensional pada umumnya?

Jika kantor konvensional menuntut keberadaan karyawan untuk bekerja di dalamnya, maka tidak demikian dengan kantor virtual. Kartor virtual sebatas pada keberadaan dan alamat sebuah kantor yang nantinya juga bisa dilengkapi dengan kelengkapan kantor, seperti kantor konvensional pada umumnya. Selain itu, perizinan legalitasnya pun jelas. vOffice mengurus izin legalitas alamat perusahaan yang bersangkutan. Jadi, jangan dibayangkan kantor virtual adalah kantor ‘abal-abal’ atau beralamat palsu.

Mengapa harus vOffice?

Gagasan tentang vOffice muncul, bermula dari para pengusaha yang mencoba menjawab tantangan pengusaha. Para pengusaha tersebut mengerti bahwa lokasi yang strategis merupakan sebuah kebutuhaan dasar yang harus dipenuhi namun sering terkendala dengan permasalahan biaya. Perusahaan penyedia jasa kantor virtual memang banyak, tapi sekali lagi, yang istimewa, vOffice menyuguhkan kawasan kantor yang berlokasi di titik strategis di sebuah wilayah. vOffice tidak menyediakan kantor virtual yang berada di kawasan perumahan, ruko, atau gedung yang kurang representatif sebagai alamat kantor.

Yang istimewa dari kantor virtual…

Kebutuhan akan kantor yang strategis adalah mutlak bagi para pengusaha. Dengan pergerakan yang dinamis dan mobilitas yang tinggi, kantor virtual dapat mengakomodasi kebutuhan para pengusaha. Dengan adanya kantor virtual, para pengusaha dapat bekerja dari dan di mana saja. Biaya sewa gedung yang semula menjadi kendala, juga teratasi dengan kantor virtual. Selain itu, keberadaan kantor yang strategis menambah posisi tawar serta citra positif bagi perusahaan.

Seperti yang diungkapkan Dini Desfaty, Senior Consultant vOffice, pemakaian kantor virtual bisa menghemat biaya hingga 95% lebih murah jika dibandingkan dengan kantor konvensional. Kantor virtual sangat cocok bagi perusahaan yang baru berdiri dan ingin menempati lokasi yang strategis dengan efisiensi biaya. Selain cocok bagi perusahaan baru, penggunaan kantor virtual juga sangat bagus bagi perusahaan yang akan melakukan ekspansi atau membuka cabang. Pemilihan lokasi kantor virtual yang tepat akan memberikan manfaat serta keuntungan tersendiri bagi pengusaha dalam mengembangkan bisnis.

Jadi, para pengusaha tunggu apa lagi?

Baca selengkapnya di sini http://surabayavirtualoffice.com/

virtual office

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: