Belajar Jujur

Sejak ‘tikus-tikus’ tertangkap dan terungkap, kejujuran menjadi barang yang mahal dan langka di negeri ini. Orang-orang menjadi saling curiga, was-was, dan tak percaya. Wajar sih, karena di saat yang bersamaan, ternyata, kejujuran bisa diperjual-belikan. Media pun tak tinggal diam. Banyak kasus yang menyangkut ketidakjujuran diungkap di permukaan. Orang-orang berang. Merasa ditipu, merasa dikelabui. Memang nyata-nyata, kok! Kini bukan hati nurani yang menjadi penentu sebuah kejujuran, melainkan seberapa banyak uangmu untuk ‘meramu’ kejujuran itu.

Tapi siapa peduli? Bagi supir metromini ibukota, huru-hara semacam itu jangan sampai menyentuh body bis metromininya. Di bis metromini yang disupirinya, dialah yang berdaulat. Semua penumpang harus patuh kepadanya. Pun ada ‘kenek’ atau tidak ada ‘kenek’ yang menagih uang bis kepada setiap penumpang. Semua harus jujur membayar uang bis kepadanya.

Inilah kisah yang mengisnpirasi saya.

Beberapa kali naik bis metromini di pagi hari, si supir kerap beraksi seorang diri. Tanpa ‘kenek’. Menaikkan dan menurunkan penumpang, serta menagih, menghitung, mengkalkulasi, serta tetap fokus pada kemudi. Benar-benar multi-tasking, tapi semua lancar dilakukan. Penumpang juga. Seperti ada micro chip kejujuran dalam kepala, sebelum turun di tempat yang dituju, si penumpang tanpa sungkan maju ke depan, mendekati si supir, menyerahkan uang, dan turun dengan santai.

Ini masih di Indonesia, lho! Negeri yang katanya terkorup urutan sekian.

Tiba-tiba, saya merasa optimis dengan negeri ini. Masih ada harapan. Di antara hingar-bingar ketidakjujuran para penguasa dan sorot media yang menyilaukan gosip atau fakta, pagi itu, sekelompok manusia masih setia dengan hati nuraninya untuk berbuat jujur di dalam metromini yang katanya salah satu penyumbang polusi ibukota.

PS. Sudahkah kita jujur hari ini?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: