Twenty Something

Kata ‘twenty something‘ bukan milik saya. Istilah itu saya pinjam untuk tulisan ini. Bertemunya pun unik. Saat itu, saya sedang ‘blog-walking‘ ke blog teman lama saya. Membaca tulisannya yang mengharu biru membuat saya larut juga di dalamnya. Dan, jadilah tulisan ini.

Yah, memang. Hidup kita menjadi pertimbangan orang lain dalam membuat keputusan menyangkut hidupnya itu sungguh mengharukan. Walau sekilas nampak merepotkan karena kita ‘berani-beraninya’ memasuki ranah kehidupannya.

Di usia yang sudah menginjak ‘twenty something‘ apalagi. Peristiwa seperti itu menjadi moment penting yang mengindikasikan kita sudah ‘dewasa’ (saya menuliskannya dalam tanda kutip). Pilihan hidup menjadi begitu sederhana seperti rumus Matematika, ‘single‘ atau ‘married‘.

Lalu, apakah hanya sesempit itu? Tidak, masih ada pilihan yang lain dalam kehidupan yang bisa dijadikan opsi, career!!

Di usia ‘twenty something‘ ini, segalanya menjadi begitu mungkin. Pencapaian karir yang membanggakan, networking yang begitu luas, persahabatan yang manis, bahkan kita bisa keliling dunia sekalipun.

So, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam ‘twenty something‘ ini, selama itu positive dan self improving, why not??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: