Sustainable Mining Bootcamp: 6th Day Note

Nov 9, 2012

Hari keenam, agriculture activities dimulai dengan mengunjungi aloe vera plantation di Desa Sinyur, Kecamatan Senkongkan. Dengan luas lahan 40 are, ladang aloe vera ini mampu menghasilkan 400 kg lidah buaya siap olah. Padahal semula, harga satu bibit lidah buaya adalah Rp 2.500,00. Tak terbayang jika ada yang mampu mengolah lidah buaya dengan tepat, dapat dipastikan akan menjadi ‘king of valoe vera‘=P

Mengapa bisa demikian? karena peluang usaha dari aloe vera memang
cukup menjanjikan.

Walaupun demikian, yang menjadi tantangan berikutnya adalah apakah
orang-orang yang membantu mengembangkan industri aloe vera (community development) turut membantu dalam proses pemasaran dan penjualan? Karena jika terus berproduksi tanpa diimbangi pemasaran produk maka produk akan menumpuk dan tidak akan menjadikan peluang bisnis apa-apa. masyarakat yang sesungguhnya menjadi target/aktor usaha pun tidak akan tertarik. Cita-cita community development untuk merangsang kemandirian masyarakat pun tidak akan tercapai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: