Kecantikan Adalah Mitos

Tulisan saya hasil ‘Belajar Bersama Rifka’-Rifka Annisa Women Crisis Center
(15/06/2010)

Setiap perempuan di dunia ini pasti menginginkan dirinya disebut cantik. Lebih-lebih ketika mereka mendapatkan pujian cantik tersebut dari lawan jenis. Hati perempuan pasti akan berbunga-bunga dan bangga. Maka tidak salah kemudian jika dalam berbagai kesempatan, perempuan selalu berlomba-lomba untuk menampilkan diri mereka secara maksimal. Berbagai produk kecantikan dari ujung kaki sampai ujung kepala digunakan, tidak pernah lupa untuk mengunjungi salon-salon kecantikan yang menawarkan berbagai perawatan, selalu mengikuti trend mode yang sedang berkembang di masyarakat, dan sebagainya.

Hal yang disebutkan di atas tidaklah salah selama perempuan tetap merasa nyaman dan dapat beraktivitas dengan baik tetapi jika hal tersebut justru membuat perempuan menjadi tersiksa dan tidak menjadi dirinya sendiri, mengapa tetap dilakukan? Apakah hanya atas nama ingin mendapat pujian dari laki-laki semata? Kalau memang demikian, berarti memang ada yang salah dengan kata ‘kecantikan’ dalam pandangan perempuan umumnya.

Semua hal itu menjadi perbincangan yang menarik dalam acara ‘Dari Hati’ bersama Rifka Annisa. Program acara tersebut berlangsung setiap dua minggu sekali pukul 19.30 WIB sampai 20.30 WIB di ADi TV. Acara ‘Dari Hati’ selalu membawa isu-isu perempuan yang beredar dalam masyarakat untuk diperbincangkan dan dikupas tuntas agar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya perempuan. Dalam edisi kali ini (9/6), tema yang diangkat adalah ‘Kecantikan adalah Mitos’.

Mbak Icha, sebagai narasumber dari Rifka Annisa Women Crisis Center pada malam itu, mengungkapkan bahwa pada saat ini kecantikan perempuan lebih cenderung kepada suatu mitos yang beredar dalam masyarakat, di mana mitos ini berarti tidak ada suatu kebenaran yang dibawanya. Dalam masyarakat saat ini, yang disebut cantik adalah perempuan yang bertubuh langsing, berkulit putih, berambut panjang, dan berpakaian sesuai trend mode yang sedang ‘in’. Pandangan ini meresap dalam padangan perempuan dan dimanfaatkan oleh pasar yang kapitalistik untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Lihat saja salah satu iklan produk kecantikan di TV. Dalam iklan tersebut digambarkan ketika seorang perempuan berkulit hitam, tidak ada laki-laki yang mau menyapanya. Sebaliknya, ketika perempuan tersebut menggunakan produk kecantikan yang sedang diiklankan dan seketika kulitnya menjadi putih, banyak laki-laki yang menyapanya.

Tidak jauh berbeda dengan yang digambarkan dalam iklan TV, perempuan yang merasa dirinya tidak tercakup dalam kriteria bertubuh langsing, berkulit putih, dan berambut panjang tersebut kemudian berlomba-lomba dengan berbagai cara untuk memutihkan kulitnya, melakukan diet untuk mendapatkan tubuh langsing, memanjangkan rambutnya, membaca majalah-majalah fashion agar tidak dikatakan ketinggalan zaman, dan cara-cara lain yang berujung pada pembodohan perempuan dan menjauhkan perempuan dari jati diri mereka sendiri. Sebaliknya, justru pasar yang kapitalistiklah yang mendapatkan keuntungan dan berkah tersendiri dari apa yang dilakukan oleh perempuan tersebut.
Oleh karena itu, berkali-kali mbak Icha menegaskan, sebagai perempuan, kita harus menjadi diri kita sendiri. Jangan biarkan pasar yang membentuk jati diri kita karena hanya akan berujung pada perempuan korban iklan. Seorang perempuan dikatakan cantik tidak selalu berkaitan dengan penampilan semata saja tetapi ada pula yang dikatakan cantik karena kecerdasannya, kebaikannya, dan sifat-sifat lain yang kita sebut sebagai inner-beauty. Daripada kita terus menjadi korban dari mitos kecantikan itu sendiri, lebih baik kita, sebagai perempuan, melakukan berbagai aktivitas positif yang dapat bermanfaat bagi kita dan lingkungan sekitar kita.

PS. Semoga bisa menjadi inspirasi untuk perempuan di dunia

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: