Twenty ‘Oh’ Four!

Twenty Four!

April! #senggol @hetyhety

Itu adalah tweet pertama yang masuk ke timeline saya di bulan April. Si pengirim, tidak lain tidak bukan adalah Dayang, sahabat saya yang bekerja di ujung barat Indonesia. Bagi kami berdua, bulan April adalah bulan spesial. Bulan di mana kami akan meratapi, eh, merayakan pertambahan umur kami. Saking spesialnya, nenek moyang kami pun sampai repot-repot menambahkan ‘April’ pada nama kami berdua. Kalau Dayang ‘Aprilia Suci’ sedangkan saya ‘Apriliastuti’. Mirip bukan?

Duo Aprilia: Aprilia Suci and Apriliastuti

Menulis resolusi, target, pencapaian adalah ‘ritual’ tahunan saya ketika menginjak bulan April. Sebuah scrap book buatan sendiri telah siap menampung sejuta unek-unek saya. Saya pun melakukannya dengan senang hati, tak ada keberatan atau kebosanan sedikit pun. Inilah saat-saat terjujur dalam diri saya. Saya berdamai dengan kekurangan diri dan berjuang meraih target hidup dengan apa yang saya punya.

April 2011, Yogyakarta
Setahun yang lalu, saya masih harap-harap cemas. Mendaftar Indonesia Mengajar adalah langkah besar dalam hidup saya. Kala itu, saya hanya mengharap sebuah kado terindah untuk ulang tahun saya ke-23, yaitu saya diterima sebagai Pengajar Muda Indonesia Mengajar. Alhamdulillah, hal itu menjadi kenyataan. 25 April 2011, tekad saya sudah bulat, akan meninggalkan Jogja dalam waktu yang lama.

April 2012, Sebuah Pulau di Laut Jawa
Membaca tweet Dayang, membuat pikiran saya melayang. Ah, April, Tuhan! Kejutan apa yang akan kau berikan kepada duo April, Aprilia Suci dan Apriliastuti?

Tak akan pernah ada kejutan kalau kamu tak berjuang, hety darling! Okay, thanks, hati nurani atas masukannya (tiba-tiba hati nurani saya ikut ‘nimbrung’). Hidup (memang) adalah perjuangan. Ahmad Dhani saja bilang, “hidup adalah perjuangan tanpa henti-henti, usah kau menangisi hari kemarin, ouoo…”. Emm, wait! Apakah saya terlihat so desperado fernando alfredo fulgoso dengan twenty ‘oh’ four ini? No, no, no! Big no!

Daripada galau, mending saya isi dengan bersyukur kepada Allah atas segala karunianya memanjangkan umur saya. Tandanya, Allah masih memberikan kesempatan saya untuk memetik mimpi-mimpi yang masih tergantung di angkasa. Tinggal saya cari saja tangga-tangga yang harus saya naiki. Oh, yeah! Twenty ‘oh’ four. Im so alive!

"menjadi 24 bersama teman-teman seperjuangan"

Selamat ulang tahun Hety Apriliastuti Nurcahyarini!

P.S. Tak lupa mengucap:
1. Selamat menempuh hidup baru sebagai mimi-pipi, mas Yazid dan mbak Anis, 7 April kemarin. Maaf, tidak bisa hadir karena masih menjalankan tugas di sini.
2. Turut berduka cita untuk ayah dari anakku Islahiyatul Masrurah. Hari Minggu, 8 April, ayah Isla berpulang ke Rahmatullah karena sakit liver. Semoga Isla tabah ya.
3. Selamat belajar anak-anakku di kelas 6. Senin, 9 April sampai Jumat, 13 April adalah minggu-minggu UAS (Ujian Akhir Sekolah). Hadiahi ibu guru nilai-nilai yang baik, ya!
4. Happy April, everyone! GBU.

3 comments
  1. reza said:

    selalu terharu membaca blog dari Hety..dengan semua pengalaman dan motivasi dalam menjajaki tiap langkah di hidupnya..
    selamat Hari Hety…

    wish you many returns🙂

    Boim-dari perantauan juga

    Like

  2. ve said:

    hahaha kapan tuh ketemuan ama dayong?

    Like

    • Hety A. Nurcahyarini said:

      kmaren tgl 21/07 ver. sehari aja, bsknya dia udah cabut. uhu, whn u come here (jogja as ur home town)🙂. Bener2 kudu ketemu ya..
      Still @retnoiswandari @zaikilaili @dayonk hahaha

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: