Idul Adha di Bawean

Suasana Idul Adha di Bawean terasa begitu istimewa. H-1, orang-orang sibuk membuat beraneka ragam kue yang akan memenuhi toples-toples berwarna-warni di ruang tamu. Selain disajikan untuk tamu, kue-kue itu juga sengaja dibuat untuk diberikan ke saudara dan tetangga.

Saat malam menjelang, takbir sudah mulai berkumandang dari masjid, musholla, dan langgar. Saat itu juga, orang-orang berkumpul dengan sanak-saudaranya di rumah. Mereka sekedar berbagi cerita atau menyusun rencana berkunjung ke rumah saudara keesok harinya.

Hari raya Idul Adha telah tiba. Pagi itu, orang-orang berduyun-duyun ke masjid untuk menunaikan solat Ied. Selesai solat Ied, mereka bersalaman dan bermaaf-maafan dengan. Acara bermaaf-maafan tidak hanya berhenti sampai di situ saja. Setelah pulang ke rumah, mereka bergegas berkunjung ke rumah tetangga dan saudara. Namun selain itu, ada pula yang mengunjungi makam untuk mendoakan orang-orang yang sudah meninggal.

Salah satu tradisi yang khas saat hari raya adalah tradisi orang-orang yang sudah berkeluarga untuk mengunjungi mertuanya. Biasanya perempuan yang sudah menikah akan berkunjung ke rumah mertuanya sambil nyoon (menyunggi, membawa di atas kepala) beraneka macam makanan. Hal itu mereka lakukan sebagai wujud bakti terhadap orang tua suami mereka.

Sementara yang lain sibuk berkunjung ke rumah saudara dan tetangga, sebagian orang ada yang sibuk untuk memotong daging kurban. Ya, tentu saja, namanya juga hari raya Idul Adha. Para sohibul kurban berkumpul untuk menyaksikkan hewan kurbannya disembelih sesuai perintah agama.

Demikianlah suasana hari raya Idul Adha di Bawean.

Bibi Su'a yang bercanda dengan saya sambil membuat kue kasong

nyoon berkat

tidak hanya berkat di hari raya pun masih ada yang nyoon kayu

berkat berjajar di musholla

berdoa bersama

Idul Adha tak lengkap tanpa acara potong daging

2 comments
  1. ve said:

    hety hety hety……………………….

    i miss u much ,, and ur IM inspires me and has making me jealous successfully

    Like

    • hetyhety said:

      ahahaha.. miss u too vera dear. Sini-sini kuceritain versi lengkapnya langsung dari narasumbernya :p. vera dimanakah? ayo ketemuan ngopi-ngopi sambil ngrumpi..
      🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: