Celoteh Bocah: Perempuan Tinggal Kelas

Hari Jum’at adalah hari pendek. Pada hari itu, kegiatan belajar di sekolah berakhir pada pukul 11.00 WIB. Karena anak-anak terlalu asyik mengerjakan LKS Bahasa Indonesia, mereka sering lupa waktu. Masjid di dekat sekolah sudah mulai melantunkan ayat-ayat Al-Quran lewat tape, tanda solat Jum’at akan dimulai. Saya sampai harus mengingatkannya. “Baiklah, karena yang laki-laki harus sembahyang Jum’at, mari pulang,” kata saya kepada seisi kelas. Tiba-tiba Tika berkomentar dengan cerdasnya, tangannya masih saja memegang pulpen, “Bu, lalu yang perempuan tetap tinggal di kelas ya? Kami kan tidak solat Jum’at?”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: