Celoteh Bocah: Hari Kebahayaan

Suasana belajar di kelas saya cukup ‘nano-nano’, ‘manis, asem, asin, rame rasanya’, alias serius, santai, aktif, dan tentu saja menyenangkan. Saya memang berusaha membuat suasana belajar sedemikian rupa agar anak-anak bersemangat dan betah masuk sekolah. Anak-anak boleh bertanya apapun kepada saya, demikian pula saya. Seperti hari ini, saat mencatat pelajaran bahasa Inggris di papan, anak-anak sering mengajak saya berbicara. Sambil menulis, mereka berbicara. Kami saling mengeluarkan komentar yang sering menimbulkan gelak tawa. “Eh, Ibu kok suka pusing ya setiap hari Kamis?” kata saya memulai percakapan dengan anak-anak. Hari itu entah kenapa kepala saya memang agak nyeri. Inul pun menimpali, “Mungkin kalau Ibu pusing berarti itu hari Kamis, Bu,” jawab Inul datar. “Atau mungkin hari Kamis adalah hari kebahayaan ibu,” tambahnya lagi dengan polos sambil terus mencatat tanpa melihat muka saya yang melongo penuh keheranan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: