Celoteh Bocah: Bersyukur

“Kalian harus bersyukur di luar sana masih banyak anak sekolah seperti kalian yang kekurangan buku,” itu adalah nasihat yang selalu saya kepada murid-murid saya. Saya, guru mereka, bukan tanpa sebab berkata seperti itu. Saya hanya ingin agar murid-murid saya mau membaca bukunya, khususnya buku pelajaran. Buku pelajaran dari sekolah memang sangat terbatas jumlahnya. Tapi itu bukan alasan. Daripada hanya disimpan di almari, lebih baik tetap dipinjamkan kepada murid-murid. Caranya, buku dibagikan perkelompok belajar. Saya memang membentuk beberapa kelompok belajar berdasarkan letak tempat tinggal. Jadi harapan saya adalah tidak ada alasan lagi tidak belajar karena tidak ada bukunya atau letak rumahnya jauh. Yup! Habis perkara. Selalu saja kalimat itu saya ucapkan di kelas seperti hari ini, “Kalian harus bersyukur punya buku yang dapat dibaca, di luar sana masih banyak anak sekolah seperti kalian yang kekurangan buku.” Tiba-tiba di saat keheningan kelas karena sedang mendengarkan nasehat saya, Hen-hen murid saya berkata, “Ya, kapan-kapan kalau mereka ke sini kita kasih buku ya, Bu.” Glek! Mimik muka saya berubah drastis, dari wajah serius menjadi wajah dengan penuh senyum cinta. Gila anak-anak ini, batin saya. Dengan segala kepolosan, mereka masih berpikir untuk berbagi buku walau mereka sendiri sebenarnya membutuhkan buku. Saya sayang anak-anak ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: