How to Make a Deal with Song That U Un(Like)

The only way is keep listen to that song, no matter u really (really) hate that song. Uh yeah, I know it is so hard. It is not easy because we don’t like that song. But maybe, ask ur friend to help u. Ask ur friend to play that song every day, every time, every where, and every moment. Slowly but sure, maybe in 4 or 5 days, ur ears will be contaminated. =p

Saya bisa menulis seperti itu karena saya sudah menjadi korban alias mempraktikkannya. Beberapa bulan yang lalu sewaktu KKN (Kuliah Kerja Nyata-yang sering diplesetkan menjadi Kesana Kesini Ngrepotin =p), saya satu rumah pondokan dengan teman saya yang “suka sekali akan” lagunya Maliq & D’ Essential. Setiap pagi diruang tamu, atau setiap sore dan malam harinya pun, ketika dia sudah membuka laptopnya, lagunya Maliq & D’ Essential akan menggema di seantero rumah Pak Dukuh.

…Aura, Coba Katakan, Dia, Heaven, Intro, Kita Jatuh Cinta, Luluh, Mata Hati Telinga, Pilihanku, Sampai Kapan, Sunshine, Terdiam, dan The One…

Itulah daftar playlist-nya.

Pernah pada suatu ketika saya dan seorang teman memprotesnya, mungkin karena kami merasa aliran lagu yang dibawa Maliq & D’ Essential tidak begitu familiar di telinga kami dan tentu saja kami bosan karena hampir setiap jam yang kami lewatkan di rumah Pak Dukuh berback-sound-kan lagunya Maliq& D’ Essential.

Tidak hanya sampai di situ saja, kami juga harus mendengarkan lagunya Maliq & D’Essential setiap handphone teman saya itu berbunyi. Bagaimana tidak, dia sengaja memasang lagunya Maliq & D’ Essential untuk dering sms dan telepon.

Bayangkan. Sejadi-jadinya, itulah yang saya alami di rumah Pak Dukuh. Dan asal tahu saja, saya harus menjalani masa KKN selama dua bulan, yang berarti saya harus mendengarkan lagunya Maliq & D’ Essential selama dua bulan. Terus saja begitu karena nampaknya teman saya itu tidak mengindikasikan gejala kebosanan dengan lagunya Maliq & D’ Essential.

Hmm, sebelum saya lupa, saya juga kembali teringat kalau teman saya itu rela untuk mencari chord-nya dan mempelajarinya secara ottodidak lagunya Maliq & D’ Essential dengan gitar selama di pondokan KKN.
Sungguh ‘aksi’ FBM (Fans Berat Maliq, hehe, singkatan yang sengaja saya buat sendiri). Dan ternyata saya saya salah.

Separuh masa KKN pun berlalu. Benar juga kalau ada yang mengatakan bahwa lagu atau musik itu racun. Dan taadaaa.. saya mulai menyukai beberapa lagunya Maliq & D’ Essential, diantara nya adalah Pilihanku dan Mata, Hati, Telinga. Dua lagu itu benar-benar memikat hati saya =p. Boleh jadi ini adalah hasil ‘ulah’ teman saya itu.

Hehe. Geli sendiri kalau saya mengingat pengalaman itu. Lebih-lebih ketika melihat baliho Maliq & D’ Essential the Concert yang besar di depan bunderan UGM beberapa hari yang lalu. Walaupun tidak melihat concert-nya, saya sudah cukup senang melihat baliho-nya dan membuat saya terkenang-kenang kembali.

Sekali lagi, thx to Andimas W dari Fakultas Psikologi yang satu KKN dengan saya =), “racunnya ampuh, mas hehehe”.

Oia, Ini lagu favorit saya ‘Pilihanku’ by Maliq & D’ Essential. Liriknya bagus dan cukup memikat hati saya. Sekali lagi, ini bukan masalah ‘alasan klasik’ saya sedang jatuh cinta sehingga saya menyukai lagu ini. Justru kebalikannya, saat menyukai lagu ini, saya sedang ‘bermasalah’ dengan seorang laki-laki. Laki-laki yang menurut teman-teman saya sudah tidak pantas ‘nangkring’ di hati saya. Walaupun begitu, saya tetap berandai-andai ada orang yang menyanyikan lagu ini untuk saya suatu saat nanti, tidak terkecuali laki-laki yang ‘sedang bermasalah’ dengan saya itu…

Pilihanku by Maliq & D’ Essential

Berjuta rasa rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata
Dengan beribu cara-cara kau selalu membuat ku bahagia
Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan
Yang benar-benar kuinginkan hanyalah kau untuk selalu di sini ada untukku
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata
Oh..
Ijinkan aku memilikimu, mengasihimu, menjagamu, menyayangimu,
memberi cinta
memberi semua yang engkau inginkan
selama aku mampu aku akan berusaha
mewujudkan semua impian dan harapan
tuk menjadi kenyataan
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata
Jadilah yang terakhir
Tuk jadi yang pertama
Tuk jadi selamanya…
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang selalu ada di saat pagi ku
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata
Jadilah yang terakhir
Tuk jadi yang pertama
Tuk jadi selamanya….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: